Harga Keseimbangan


Harga Keseimbangan

Dalam ilmu ekonomi , harga keseimbangan dikenal dengan harga pasar. Terbentuknya harga dan kuantitas keseimbangan di pasar merupakan hasil kesepakatan antara pembeli (konsumen) dan penjual (produsen). Namun demikian, kedua belah pihak pada dasarnya memiliki taksiran yanng berbeda-beda terhadap harga sebuah barang dan jasa yang diperjualbelikan di pasar. Taksiran harga yang diberikan konsumen dan produsen disebut harga subjektif.
Berdasarkan subjektifnya, pembeli di pasar dapat dikelompokkan sebagai berikut
Pembeli marjinal
Pembeli marjinal ialah pembeli yang harga taksirannya sama dengan harga pasar. Pembelimarjianal adalah pembeli yang harga subjektifnya sebesar , yaitu harga yang sama dengan harga keseimbang atau harga pasar.
Pembeli supermarjinal
Pembeli supermajinal ialah pembeli yang harga taksirannya melebihi harga pasar. Mereka merasa bahwa harga barang yang dibayar lebih murah, sehingga merasa mendapat keuntungan. Keuntungan ini disebut disebut premi konsumen .
Pembeli submarjinal
Pembeli submarjinal ialah pembeli yang harga taksirannya dibawah harga pasar. Mereka tidak membeli kerena menurut mereka harga itu mahal.
Berdasarkan harga subjektifnya, penjual dapat dikelompokkan sebagai berikut
Penjual marjinal
Penjual marginal ialah penjual yang harga pokoknya sama dengan harga yang ada di pasar. Untuk menjual mereka menunggu harga naik supaya mempeoleh keuntungan.
Penjual super marjinal
Penjual supermarjinal ialah penjual yang harga pokonya di bawah harga pasar. Harga pasar itu bagi mereka menguntungkan karena harga pokok mereka lebih murah dari atau di bawah harga pasar. Keuntungan yang mereka dapatkan disebut premi produsen.
Penjual submarjinal
Penjual submarjinal ialah penjual yang harga pooknya diatas harga pasar. Untuk menjual mereka menunggu kenaikan harga setelah itu mereka baru menjual. Dengan tindakan itu mereka akan mendaptkan keuntungan. Jadi penjual submarjinal mengharapkan harga naik.
Pembeli marjinal dan pembeli supermarjinal adalah pemebeli potensial yang akhirnya menjadi pembeli efektif. Pembeli potensial adalah pembeli yang ingin membeli dan mempunyai kemempuan untuk membeli. Sedang pembeli submarjinal disebut sebagaipembeli absolut. Pembeli ini berkeinginanuntuk membeli tetapi dia tidak memiliki kemampuan yang cukup untuk memebeli.

0 komentar:

Poskan Komentar